kenapa siang malam menyepikau jahat
kau jelik
kau hina
kau kalut
kau sial
sendiri aku dekat kerusi roda
duduk saksi bulan tanpa iringin nada nada engkau
kau sengaja bukan!!
kau sengaja bukan!!!!!!
kau sengaja bukan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
renungan diri melihat kaca
hampir padam segala jiwa
remuk pecah segala pergi.
kau memang tajam
kau memang bisa
kau memang begitu.
No comments:
Post a Comment